Iklan

MUI Kab. Pangandaran : Pasca Puasa Semoga Penghambaan Berjalan Istiqomah

Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata sedang meyampaikan sambutannya pada acara shalat Idul Fitri di Masjid Agung Kecamatan Cijulang Ahad (25/6/2017)

INMAS Kemenag (Andri Bimas)
:  Dalam isi khutbahnya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pangandaran, KH Otong Aminudin mengajak semua elemen masyarakat di Kabupaten Pangandaran  untuk bersama-sama menjaga kesucian Ramadhan 1438 Hijriah. Sehingga pasca Ramadhan akan menjadikan kita kembali kepada fitrah.

"Puasa merupakan kewajiban bagi hambanya (umat muslim) untuk mencapai ketaatan, diharapkan setelah puasa pengabdian dan penghambaan kita berjalan istiqomah."
Fungsi hamba adalah diperintah Allah untuk mewujudkan ketaatan kepada Alloh. Semoga kita semua kembali kepada kesucian jiwa ujar Ketua MUI dalam penyampaian isi khutbahnya di Masjid Besar Kecamatan Cijulang Ahad (25/6/2017).

Menurutnya "Kebahagiann puasa mampu menahan hawa nafsu selma ramdhan mudah-mudahan kebahagiaan itu bertemu dengan Allah di akhirat nanti. Kita saat ini kembali kepada fitrah suci lahir dan bathin semoga Idul Fitri ini  kita kembali fitroh bersih hati, sipat dan rasa munafik seprti bayi lahir yang tidak membahwa hati dendam, munafik dan sifat jelek".

"Fitroh dhahirah membuka pintu maaf dan memohon maaf sasama manusia. Allah akan menutup pintu maaf bagi umatnya yangg dzalim yg tidak saling memaafkan" ujar Ketua MUI.

Sementara itu bupati Kab Pangandaran H Jeje Wiradinata meyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh jamaah shalat idul fitri dan masyarakat Kab. Pangandaran serta meyampaikan hasil program kerjanya yang telah di realisasikan dan yang akan berjalan.

"Mewakili Pemerintah Kab Pangandaran keluarga dan pribadi  saya mengucapkan minal aidzin Taqabbalallaahu Minnaa wa Minkum, Shiyaamanaa wa Shiyaamakum, Kulla 'Aamin Nahnu wa Antum Bikhaiir" 

“Pemerintah Kab Pangandaran saat ini lebih fokus pada kebutuhan dasar masyarakat seperti di bidang pendidikan kesehatan, infrastruktur. Target kami 50 % jalan dibangun di tahun 2017 selain itu penataan dan pembangunan kawasan wisata terus di evalusi dan diperbaiki”. Ungkap Bupati

Selain pmbangunan fisik/ infrastruktur Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran juga memfokuskan pada program pembangunan Sumberdaya Manusia (SDM) seperti pembangunan spiritual dan mental

“Alhamdulillah Program prioritas keagamaan sudah teralisasi seperti program AMS, Pangandaran Hebat, Pangandaran Mengaji dan pesantren kilat. Untuk mengsukseskan program tersebut kuncinyas semua harus ikut berpartisipasi untuk menyongsong pangandaran hebat”.

Pelaksanaan shalat Idu Fitri tingkat Kabupaten Khutbah dan Imam oleh ketua MUI Kab. Pangandaran sementara kafiyat shalat Idul Fitri KH. Sukmaja. turut hadir seluruh pejabat SKPD se Kab. Pangandaran dan dari unsur pejabat dari Kantor Kementerian Agama Kab. Pangandaran.

Pelaksanaan shalat Idul Fitri tingkat kabupaten kali ini  berbeda seperti biasanya pelaksanaan shalat idul fitri biasanya dilaksanakan di pusat Kantor Pemerintahaan Kab Pangandaran Parigi namun tahun ini di pusatkan di masjid besar kecamatan Cijulang dikarnakan Lapangan Parigi sedang di bangun lahan terbuka hijau.

Kontributor : Andri Bimas
Editor : Andri Bimas
Poto Grafer: Abil Humas


Di Sela-sela Rapat Kankemenag Kab. Pangandaran Ucapkan Selamat Idul Fitri

Kepala Kemenag Kab. Pangandaran sedang  memberikan pengarahan di hadapan para Pejabat dan Pegawai Kantor Kementerian Agama Kab. Pangandaran Kamis(22/06/2017) di Kantor Kemenag Kab. Pangandaran
INMAS KEMENAG (Andri) : Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Pangandaran, Drs. H. Eep Nuhyana, M.Pd.I memberikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kab. Pangandarann dan seluruh  insan Kementerian Agama Kab. Pangandaran serta masyarakat muslim di Pangandaran ketika menyampaikan arahannya dalam rapat Internal di hadapan Pejabat dan Pegawai di lingkungan Kantor Kemenag Kab. Pangandaran  Senin (22/06/2017).

“Dalam kesempatan ini. saya atas nama pribadi dan keluarga sebelum kita nanti bertemu lagi di Bulan Syawal saya memohon maaf atas segala kehilapan dan kekurangan terutama atas nama pribadi dan keluarga mudah-mudahan dari bapa ibu dapat memaafkannya, dan insya Allah apapun kesalahan dari bapa dan ibu saya maafkan ”

Selain itu Kankemenag mengucapkan Selamat hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriah.  

“Saya atas nama pimpinan mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriah minal 'aaidiin wal faaiziin, taqabbalallaahu minaa wa minkum shiyaamanaa wa shiyaamakum kulla 'aamin nahnu wa antum bikhaiir minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin” ujar Kemenag di sela rapat.

Selain itu Kankemenag berharap agar di malam lebaran nanti seluruh pegawai Kemenag Kab. Pangandaran mengikuti takbiran dan lomba parade bedug yang diadakan oleh Sekda Kab. Pangandaran yang bertempat di halaman Sekda Kab. Pangandaran.

"Sekda Kab. Pangandaran mengadakan lomba parade bedug, maka dari itu mudah-mudahan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran dapat mengirimkan utusan untuk ikut berpartisipasi"

Kontributor : Andri (Bimas)
Editor : Titim (Bimas)
Foto Grafer : Abil 



Kankemenag: Realitas Kerukunan Umat Beragama di Kab Pangandaran Bukan Sekedar Mitos

Kankemenag H. Eep Nuhyana beserta unsur pemerintah daerah Kab. Pangandaran sedang meninjau secara langsung perayaan natal di Pangandaran
Pangandaran. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kab. Pangandaran, Drs. H. Eep Nuhyana beserata para unsur Pemerintah daerah Kab. Pangandaran dan Kepolisian meninjau secara langsung pelaksanaan natal tempat ibadah umat kristiani (gereja) yang ada di Pangandaran. Sabtu (24/12) malam.
Turut hadir dari unsur Kemenag Kepala Seksi Bimas Islam, Kapolres Ciamis, Kepala Kesbangpol Kab. Pangandaran dan Kabag Kesra Kab. Pangandaran, kunjungan tersebut dilakukan untuk melakukan pengecekan pengamanan dalam rangka perayaan hari Natal di Kab. Pangandran.
Kankemenag, H. Eep Nuhyana menjelaskan, kunjungannya tersebut bersama unsur pemerintah daerah Kab. Pangandaran bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Pangandaran yang sedang melaksanakan ibadah perayaan Hari Natal.
“Hasil pantauan sejauh ini cukup kondusif, Ini sesuatu hal yang perlu diapresiasi terutama kepada aparat keamanan yang telah bekerja keras mengamankan lokasi yang dipergunakan tempat perayaan Natal”. Ungkap Kankemenag
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kab. Pangandaran H. Mnana Supriatna, hal ini semata-mata untuk menciptakan rasa aman kepada Jamaat Kristiani saat melaksanakan perayaan Natal dan Tahun baru 2017. Kerukunan perlu terus di tingkatkan sesuai visi misi Kementerian Agama karna realita sosial cukup beragam dalam hal peradaban dan keragaman di Pangandaran.
“Aplikasi kegiatan rangkayan peringatan Natal dan tahun baru ini sebagai bukti prilaku toleransi antar umat beragama di Pangandaran secara dinamis”, pungkasnya.

Kepala KUA Se-Kab Pangandaran dan Banjar Nyatakan Tidak Pungli

Sebelah kanan Kepala Seksi Bimas Islam H. Nana Supriatna, S.Ag, MA meyerahkan peryataan Fakta Integritas kepada Kepala Seksi Kepenghuluan Kanwil Jabardi saksikan oleh Kepala Bidang Urusan Agama Islam dan Binsyar Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat di ruangkelas MAN 1 Kota Banjar (28/12/2016)

Pangandaran, – Sebanyak  14 Kepala KUA Kecamatan se-Kab Pangandaran dan Kota Banjar membuat fakta integritas pernyataan tidak akan melakukan pungutan liar (pungli) dalam pencatatan nikah/rujuk. Deklarasi pernyataan tersebut dilaksanakan dihadapan Kepala Seksi Bimas Islam Kementerian Agama Kab Pangandran dan Kota Banjar dalam acara pembinaan punggutan liar pada kepala KUA dan Penghulu.
Dalam penandatangan tersebut turut hadir Drs. H. Aldim, MM sebagai Kepala Bidang Urusan Agama Islam dan Binsyar Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat di ruang kelas MAN 1 Kota Banjar, Rabu(29/12/2016).
Penandatanganan pernyataan tersebut merupakan bentuk kesiapan Kepala KUA untuk mewujudkan wilayah bebas korupsi dan wilayah bersih melayani. Selain itu kegiatan ini merupakan respon dari Perpres nomor 87 Tahun 2016 dan  Instruksi Presiden RI Joko Widodo yang membentuk Tim Pemberantasan Pungli.
Dalam kesempatannya Kepala Seksi Bimas Islam Kab. Pangandaran H. Nana upriatna, S.Ag, mengatakan pennandatangan tersebut merupakan Penerapan zona integritas di Kementerian Agama merupakan bentuk peryataan siap melaksanakan pelayanan prima kepada masyarakat sebagaimana tertera dalam lima nilai budaya Kementerian Agama Integritas, Profesonalitas, Inovasi, Tanggung jaewab dan keteladanan, hal itu tidak bisa ditawar-tawar oleh seluruh aparatur Kementerian Agama termasuk Kepala KUA dan Penghulu”
“Ada beberapa poin penting dalam pernyataan yang ditandatangani kepala KUA. Pertama, bersedia melaksanakan tugas sebagai Kepala KUA sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kedua, tidak akan melakukan praktik kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN), kemudian ketiga yaitu tidak akan menerima sesuatu yang berkaitan dengan urusan pencatatan nikah yang dikategorikan pungutan liar, suap atau gratifikasi. Ungkap H. Nana
Kontributor/Editor: Andri Nazarudin

Sambut Hab ke-71 Kemenag Pangandaran Adakan Jalan Santai

Kepala Kankemenag Kab. Pangandaran membuka Acara Jalan Santai di Lapangan Alun-Alun Parigi Kabupaten Pangandaran
Pangandaran. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kab. Pangandaran, Drs. H. Eep Nuhyana beserata para unsur Pemerintah daerah Kab. Pangandaran dan Kepolisian meninjau secara langsung pelaksanaan natal tempat ibadah umat kristiani (gereja) yang ada di Pangandaran. Sabtu (24/12) malam.
Turut hadir dari unsur Kemenag Kepala Seksi Bimas Islam, Kapolres Ciamis, Kepala Kesbangpol Kab. Pangandaran dan Kabag Kesra Kab. Pangandaran, kunjungan tersebut dilakukan untuk melakukan pengecekan pengamanan dalam rangka perayaan hari Natal di Kab. Pangandran.
Kankemenag, H. Eep Nuhyana menjelaskan, kunjungannya tersebut bersama unsur pemerintah daerah Kab. Pangandaran bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Pangandaran yang sedang melaksanakan ibadah perayaan Hari Natal.
“Hasil pantauan sejauh ini cukup kondusif, Ini sesuatu hal yang perlu diapresiasi terutama kepada aparat keamanan yang telah bekerja keras mengamankan lokasi yang dipergunakan tempat perayaan Natal”. Ungkap Kankemenag
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kab. Pangandaran H. Mnana Supriatna, hal ini semata-mata untuk menciptakan rasa aman kepada Jamaat Kristiani saat melaksanakan perayaan Natal dan Tahun baru 2017. Kerukunan perlu terus di tingkatkan sesuai visi misi Kementerian Agama karna realita sosial cukup beragam dalam hal peradaban dan keragaman di Pangandaran.
“Aplikasi kegiatan rangkayan peringatan Natal dan tahun baru ini sebagai bukti prilaku toleransi antar umat beragama di Pangandaran secara dinamis”, pungkasnya.